Tak perlu diartikan

Dipenutup sore tadi senja tak sempat menyapaku
Suara notifikasi pesanmu mengalihkan perhatianku
Kunikmati setiap kalimat kecil yang membuatku tersipu
Sebatas canda namun mampu mengetuk rasa
Kau memang ahli,
Menggenggam hati tanpa kau sadari
Bagaimana tidak, hanya lewat tatap kau mampu membuatku ingin menetap
Menetap dihatimu yang entah siapa penghuninya
Tolong, jangan kau artikan isyarat-isyarat kecil dariku
Sebab tak terlintas sedikitpun keinginan tuk kau tau
Tentang sebuah rasa yang tengah kuperjuangkan
Tentang segala muasal rindu yang tersimpan
Yang memang semua jawabannya KAMU
Fatamorganaku..

-ir-












Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hujan, Senja, dan Kamu

ya, aku sadar diri!

Lelaki Senja dan si Perindu