Kini keadaan memaksaku
harus berteman akrab lagi dengan rindu
perihal tentang keluargamu dan jarak kita yang baru
lantas, bisakah kita bertahan untuk bersatu?
saat kerumitan sudah semakin tak menentu
jika harus jujur
sungguh aku teramat butuh kamu
tapi, bisa apa aku dengan segala hal yang tak ku mampu
biarlah padaNya saja kita mengadu
kelak jika memang iya kau dan akupun pasti bersatu.

-ir-


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hujan, Senja, dan Kamu

ya, aku sadar diri!

Lelaki Senja dan si Perindu