Peramal (2)

Selamat malam tuan peramal
adakah sedikit waktu luangmu
untuk sekedar menemaniku menikmati malam
aku rindu obrolan kecil dan candaanmu
bisakah kau membantuku kali ini
menjawab semua pertanyaan yang masih menyita otakku
menghilangkan semua bimbang dan ragu
aku ingin bebas dari rasa tak jelas
rasa yang entah menetap atau hanya sekilas
dan setumpuk rindu yang tak terbalas.

-ir-


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hujan, Senja, dan Kamu

ya, aku sadar diri!

Lelaki Senja dan si Perindu