Bagaimana bisa (?)

Saat sosoknya sudah menjadi candu
Sedang mata tak berani menatap lebih dalam
Bagaimana bisa bertahan dengan segala diam?

Saat hati sudah dititik puncak rindu
Sedang kata hanya sampai dibatas kertas dan pena
Bagaimana bisa bertahan dengan seribu bungkam?

Saat hati sudah terlanjur dijatuhkan
Sedang semua hanya terhenti dibatas harap
Bagaimana bisa bertahan dengan hampanya penantian?

Saat segala tentangnya sudah memenuhi kepala
Sedang didepannya kau tutup dengan kepura-puraan
Bagaimana bisa bertahan dengan segala kepalsuan?

-ir-


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hujan, Senja, dan Kamu

ya, aku sadar diri!

Lelaki Senja dan si Perindu