Diantara Kenyamanan dan Kenyataan

Semesta teramat baik
memberikan waktu yang sempat kuminta (lagi)
menikmati ratusan detik yang takkan mudah terulang
oh semesta..
sebenarnya aku kacau malam itu
menatapnya lama membuatku sedikit resah
bagaimana bila rasa ini tak mampu kukendalikan?
bagaimana bila dia mampu membaca apa yang kusembinyikan dimataku?
sungguh aku tak berkutik
malam dengan ribuan kebimbangan
aku berada di antara kenyamanan yang menakutkan
dan kenyataan yang menyakitkan.

-ir-

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hujan, Senja, dan Kamu

ya, aku sadar diri!

Lelaki Senja dan si Perindu