Postingan

Menampilkan postingan dari 2018
Gambar
K ini keadaan memaksaku harus berteman akrab lagi dengan rindu perihal tentang keluargamu dan jarak kita yang baru lantas, bisakah kita bertahan untuk bersatu? saat kerumitan sudah semakin tak menentu jika harus jujur sungguh aku teramat butuh kamu tapi, bisa apa aku dengan segala hal yang tak ku mampu biarlah padaNya saja kita mengadu kelak jika memang iya kau dan akupun pasti bersatu. -ir-

Jangan

A ku ingin menjadi rumahmu yang selalu menjadi tujuanmu pulang sejauh apapun kau pergi kumohon jangan mencoba rumah lain meskipun hanya sekedar singgah sebab, saat kau temukan rumah yang lebih nyaman kau akan sulit untuk pulang. -ir-

Di awal Juliku

Untuk awal juli termanisku denganmu yang kini tak lagi sekedar angan tempat dan suasana yang kusuka malam ini kurasa lebih dingin dari biasanya sudah 30 menit kita melawan hawa malam masih dengan sikap malu-malu ku hingga akhirnya ribuan rindu yang kupendam menguasaiku lalu sebuah pelukan pertama menghangatkannya sungguh ini manis sekali rindu yang kau hangatkan dalam dinginnya hawa bulan juli -ir-

Bahagia dipucuk jenuhku

10.5 S edari fajar menyapa ada perasaan berkecamuk yang tak bisa kujelaskan lelah, jenuh, ingin menangis bahkan berteriak ada yang tak biasa entah kenapa hari ini aku sama sekali tak menunggu notifikasi pesan darimu seperti halnya yang biasa kulakukan bahkan melihat lalu-lalangmu seolah biasa saja tak ada semangat hari ini hingga saat senja menyapa pun kurasa jadi biasa tak menarik hanya sekedar jingga tak menawan yang perlahan menghitam notifikasi pesanmu tiba-tiba datang bersama sebuah pertanyaan entah dari manakau tau kebimbanganku yang akhirnya memaksa jenuhku tak terbendung lalu, gerimis jatuh dari mataku sendiri namun ada yang masih sulit kupercaya katamu, kau merasakan hal yang sama sepertiku tak bercandakah kau tuan?? jagan bermain dengan hatiku aku ini siapa? aku punya apa untuk membuatmu suka? tak ada kan. atau kau hanya berniat menenangkanku dari rasa jenuh? kujabarkan semua hal yang menurutku mustahil kau bisa menyukaiku namun perlahan kau seolah me...

16.5

T erimakasih untuk 570 menitnya hari ini entah mimpi apa aku semalam sungguh semesta lagi lagi sangat baik seharian ini hatiku riuh tak pernah terlintas sebelumnya menikmati perjalanan berdua kurasa keberuntungan sedang memihakku rindu dan kamu sudah tak berjarak kali ini sangat dekat sungguh, diatas motor aku merasa egois tadi kau hanya untukku dan tak ingin kubagi -ir-

Februari Kala Itu

F ebruariku.. Februari penuh resah semua hal sempat mendesakku mundur hingga aku tak percaya satu orang-pun untuk kuberbagi hanya Tuhanku yang tau kala itu sajadah yang selalu basah tiap kali menceritakan tentangmu "Tuhan.. hilangkan rasa ini jika dia tak baik untukku" pinta yang selalu ku ulang sepanjang februariku rasanya kusudah putus harap tapi.. entah Tuhan seolah mempunyai jawaban lain karna justru rasa yang kupunya semakin tak tau diri -ir-

Berkat Alergi (6.5)

M inggu malam pertama di bulan mei 16 menit yang singkat bersamamu kurasa gelapnya malam tak menakutkan kali ini jalanan sunyi tapi, jika saja suara hatiku dapat kau dengar mungkin kau akan menutup telinga dia riuh ramai sebab si hati sudah berteriak kegirangan "Terimakasih Alergi" katanya -ir-

Peramal (2)

Gambar
S elamat malam tuan peramal adakah sedikit waktu luangmu untuk sekedar menemaniku menikmati malam aku rindu obrolan kecil dan candaanmu bisakah kau membantuku kali ini menjawab semua pertanyaan yang masih menyita otakku menghilangkan semua bimbang dan ragu aku ingin bebas dari rasa tak jelas rasa yang entah menetap atau hanya sekilas dan setumpuk rindu yang tak terbalas. -ir-

kesal

Bolehkah kau kubunuh malam ini?? biar mati saja kau dalam sajakku aku lelah. sebab kau tak pernah berhenti berlarian harusnya ku usir saja kau jangan dihati, ini bukan tempatmu cukup kuletakkan kau dalam do'a tak lebih diam, jangan kemana-mana!

Malam dan Pagi

Gambar
aku adlah malam yang sunyi menantimu sedangkau adalah pagi yang tak tergapai olehku aku hilang saat kau datang dan kaupun pergi kala hadirku ya, jelas kita tak ditakdirkan bersama -ir-

Bingkisan Semesta

Bisakah semesta mengirimkan bingkisan lagi untukku bingkisan berisi waktu dimana aku dan kamu dapat berada ditempat yang sama dan hanya berdua tak perlu gitar ataupun nyanyian lagi cukup kamu didepanku biar kunikmati baiknya semesta -ir-

22:00

Gambar
M alam, sunyi, dan kamu gitar dan nyanyian malam itu seluruhnya aku terdian saat kau bernyanyi kecuali degup jantungku kunikmati semua tentangmu untuk kusendiri kusembunyikan dalam mataku kaupun tak boleh tau yang kurasakan malam itu mata, senyum, tawa, cerita, suara, dan gitarmu semua tersimpan rapi dalam ingatanku terimakasih 14 januari. -ir-

Kau dan Tulisanku

Gambar
M uak kah kau jadi objek tulisanku? jika jawabanmu iya, lantas aku bisa apa? berhenti menulis? maaf tuan aku tak bisa sebab kau dan tulisanku adalah dua hal yang paling kusuka -ir-

Kaupun tau

Gambar
020518 1.49.53 malam itu kau jadi peramal yang ku ingin hanya solusi tapi dengan semua tanyamu kau seolah paham semua yang kupendam kau buat tanya yang jelas kaupun tau jawabannya untuk apa? menertawakanku?? jangan! kau tak tau sulitnya memendam kau tak tau sakitnya jatuh cinta diam-diam kini semua yang kusimpan sudah kau bongkar tapi kini justru aku harus menghadapi tak karuannya hati dan degub jantung berlebih saat ada kamu oh tuan peramal.. ini menyiksa bantu aku untuk lupa jika kau tak suka bantu aku pergi berlalu jika kau terganggu sekarang apa dayaku kau terlanjur tau -ir-

Diantara Kenyamanan dan Kenyataan

Gambar
S emesta teramat baik memberikan waktu yang sempat kuminta (lagi) menikmati ratusan detik yang takkan mudah terulang oh semesta.. sebenarnya aku kacau malam itu menatapnya lama membuatku sedikit resah bagaimana bila rasa ini tak mampu kukendalikan? bagaimana bila dia mampu membaca apa yang kusembinyikan dimataku? sungguh aku tak berkutik malam dengan ribuan kebimbangan aku berada di antara kenyamanan yang menakutkan dan kenyataan yang menyakitkan. -ir-

Renungan sore ini

Gambar
Bagaimana aku bisa belajar mensyukuri setiap hal sederhana dalam hidup Meski senja yang kunanti enggan menampakkan diri Setidaknya debur kecil ombak dan hembusan angin menyuguhkan sedikit ketenangan Dan kelak, ada hal yang membuatku tersenyum kala mengingat sore ini -ir-

sudikah waktu

Gambar
K acau!! itu definisi dari perasaanku saat ini Semua terasa begitu berat Segala hal tentangmu cukup menyita hariku Ku ingin berlari, hilang, lepas Tapi apa yang sebenarnya ingin kulepaskan? Sedang kaupun tak pernah digenggaman Melepas begitu banyak harap dari kecewa yang sudah menanti? Dari hatimu yang bahkan untuk mengetuknyapun aku tak sanggup Yakin bisa? Entahlah, Mungkin waktu sudi membantuku Mungkin... -ir-

Bagaimana bisa (?)

Gambar
Saat sosoknya sudah menjadi candu Sedang mata tak berani menatap lebih dalam Bagaimana bisa bertahan dengan segala diam? Saat hati sudah dititik puncak rindu Sedang kata hanya sampai dibatas kertas dan pena Bagaimana bisa bertahan dengan seribu bungkam? Saat hati sudah terlanjur dijatuhkan Sedang semua hanya terhenti dibatas harap Bagaimana bisa bertahan dengan hampanya penantian? Saat segala tentangnya sudah memenuhi kepala Sedang didepannya kau tutup dengan kepura-puraan Bagaimana bisa bertahan dengan segala kepalsuan? -ir-

Menyalahkan Rasa

D i keheningan malam dingin membisukan setiap perkataan yang ingin terlontar tak ada lelap setengah malam ini rinduku terjaga lirih memintamu wahai yang menyentuh hati tak bisakah perbedaan ini dikesampingkan??  sedang rasa hadir begitu saja tanpa melihat siapa kita bagaimana aku menghilangkannya? Jika rasa ini salah, lantas salah siapa? Sedang hatipun begitu cepat meletakkan rasa sebenarnya akupun lelah asapun hampir sirna hanya ada aksara ukiran kata dan garisan pena yang bisu tanpa nada. -ir-

Aku Menyerah

Gambar
M alam melempar butiran hujan mencegah bulan berpendar gelap dan dingin menyatu sama seperti suasana hatiku ada apa malam ini? cukup hati, cukup!! biarkan aku berhenti sebelum terlampau jauh sebelum semakin terjatuh mulai kusadari ada rasa nyaman dan rasa gundah tapi hati tak mengingkari saat hati terus berusaha yakin saat itu juga hati mengajak untuk menyerah esok ketika kau mulai melihatku berbeda dari hari ini atau kemarin pahamilah.. aku sedang belajar caranya mundur perlahan. -ir-

Sederhana

Gambar
h ai fatamorgana.. seperti biasa, aku jadi pemerhatimu sore ini kau jadi titik dimana retinaku berporos menikmati lalu lalang hingga senja membawamu hilang dari pandangan dayaku sebatas ini! bercerita lewat kata yang bahkan mungkin takkan sempat kau baca aku bukan seorang penyair, aku menulis hanya sekedar untuk mengabadikanmu dalam tulisanku kau tau kenapa?? sederhana, karna aku menyukaimu. -ir-

Tak perlu diartikan

Gambar
D ipenutup sore tadi senja tak sempat menyapaku Suara notifikasi pesanmu mengalihkan perhatianku Kunikmati s etiap kalimat kecil yang membuatku tersipu Sebatas canda namun mampu mengetuk rasa Kau memang ahli, Menggenggam hati tanpa kau sadari Bagaimana tidak, hanya lewat tatap kau mampu membuatku ingin menetap Menetap dihatimu yang entah siapa penghuninya Tolong, jangan kau artikan isyarat-isyarat kecil dariku Sebab tak terlintas sedikitpun keinginan tuk kau tau Tentang sebuah rasa yang tengah kuperjuangkan Tentang segala muasal rindu yang tersimpan Yang memang semua jawabannya KAMU Fatamorganaku.. -ir-